Publikasi Akademis PPIA

Belajar di Australia, Hasilnya Untuk Kemajuan Indonesia

Penerbitan publikasi ilmiah sudah mulai dirintis oleh pada masa kepengurusan sebelumnya, dengan menerbitkan buku seri berbahasa inggris “Contribution Matter” yang mempublikasikan ide-ide penelitian terbaik para pelajar Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Australia.  Sukses Contribution matter untuk menjaring makalah terbaik akan terus dilanjutkan pada kepengurusan PPIA 2011-2012.

Pada masa periode 2011-2012.  PPIA akan membuka kesempatan lebih luas bagi pelajar Indonesia di Australia dengan menerbitkan 2 buku ilmiah yang akan berisikan pemikiran-pemikiran Mahasiswa Indonesia di Australia baik terkait dengan hasil penelitian ataupun analisis yang dipahaminya melalui literature studi yang bisa dijadikan sebagai bahan pemikiran lebih lanjut atau usulan perbaikan baik sifatnya umum ataupun spesifik pada bidang tertentu atau pun secara umum terkait dengan Indonesia.   Buku-buku tersebut adalah:

1. CONTRIBUTION MATTER! V3

Description: Similar to its predecessor, Contribution Matters Volume 1 and Volume 2.  This book  present the insights of Indonesian Students in Australia, this volume holds the same spirit, that is, to provide a viable means of invaluable and alluring insights of Indonesian students in Australia.  

To repeat the success of prior volumes, this year PPI Australia invites you, the Indonesian researchers who are studying in Australia to participate on CM V3 books. This publication will not limit the area of study.  Every study related to Indonesia will consider to be published.  Only 10-15 best papers will be selected to be published in form of ISBN books. Submit your best works on Indonesia to PPIA and be the one of the best contributors.

The interested contributors please refer to this page

Language: English

2. SERI PPIA.

Deskrisi: Sebuah buku dengan seri yang akan menerbitkan ide-ide dan hasil penelitian mahasiswa Indonesia di Australia yang mengangkat tema tertentu terkait dengan Indonesia.

Misi SERI PPIA :Melalui buku ini PPIA ingin mewadahi dan mempopulerkan karya nyata cendikiawan Indonesia yang belajar di Australia kepada publik Indonesia sendiri yaitu para akademiki, praktisioner, pemerintah, dan masyarakat luas Indonesia.  Untuk itu maka khusus untuk buku ini akan diterbitkan dengan menggunakan bahasa Indonesia.

Dari karya tulis yang terkumpul akan pilih 10-15 karya tulis yang akan dipublikasikan dalam bentuk buku ber-ISBN setiap article berrisi antara 3000 sampai 6000 kata.

Diharapkan Seri PPIA ini akan menjadi tradisi juga dimasa akan depan dengan mengangkat beberapa tema menarik lainnya.  Seri pertama ini akan mengambil tema/bicara tentang:

SERI PPIA

dalam

“Good Governance dan Pembangunan Berkelanjutan”

 

Pengambilan tema ini dilatarbelakangi dengan adanya sebuah perubahan paradigm pembangunan seluruh dunia saat ini dalam upaya untuk mendorong pemerintahan yang baik (good governance) untuk mewujudkan misi dunia menuju keberlanjutan (sustainability).

Seluruh dunia saat ini sudah mulai dihadapi dalam berbagai kecemasan global terhadap berbagai masalah lingkungan dan resi ekonomi, yang secara bruntun telah meruntuhkan satu demi satu  sendi-sendi ekonomi dunia termasuk di negara-negara maju, Amerika dan Eropa. Sementara itu dibelahan bumi lain kelaparan terus meraja-lela, jumlah penduduk dibawah garis miskin terus bertambah seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk dunia yang nyaris tidak terkontrol.  Dunia saat ini benar-benar dihadapi pada krisis kronis dimana kita berpontesi besar tidak bisa mewariskan sebuah warisan yang bermanfaat dan dapat dinikmati oleh anak cucu kita dimasa depan seperti yang bisa kita nikmati saat ini.

Dipenghujung abat 20, para aktifis-aktifis serta pemimpin dunia mulai mulai menyadari ada hal yang harus diperbaharui dalam model pembangunan kita pada saat itu, mengejar pembagunan ekonomi semata ternyata hanya memberikan kesejahteraan sesaat dan juga hanya menghasilkan bagi segelintir umat manusia.  Dunia bagaikan “rimba belantara” yang hanya punya satu aturan yang kuasa dan yang punya modal, maka dialah yang akan menguasai dunia.  Model ekonomi liberal dan kapitalis telah mewariskan lingkungan yang rusak, kita kehilangan sumber paru-paru ekonomi kita, kita kehilangan sumber air bersih yang menghidupi kita dan mengaliri sumber pangan utama kita, dan kita juga kehilangan begitu banyak spesies-spesies makhluk hidup yang harusnya tidak hanya memperkaya biodiversity kita tapi juga kehilangan sumber keanekaan jenis konsumsi gizi makanan kita.  Sehingga muncul ketika itu sebuah misi baru mengubah pola pembangunan selama ini menjadi pembagunan yang menuntut penyimbangan pencapain di sisi ekonomi dengan kualitas lingkungan dan kehidupan sosial sekitarnya secara bersamaan yang kemudian dikenal dengan sebutan Sustainable development.

Keikutsertaan Indonesia menandatanggani Kyoto protocol, harusnya menjadi bentuk komitmen Bangsa Indonesia untuk mengambil bagian dalam melaksanakan misi Pembangunan berkelanjutan tersebut.  Dimasa pemerintahan saat ini, keinginan tersebut juga dipertegas, bahwa pembangunan yang dilakukan haruslah dengan konsep “green economy”.  Namun merubah pola pembangunan lama dan menuju misi keberlanjutan bukanlah hal mudah.  Kajian-kajiannya tidak serta merta hanya sekedar mengadopsi konsep ramah lingkungan atau pun lebih sosialis semata.

Dalam beberapa tahun belakangan ini, para peneliti dunia dan juga peneliti Indonesia, juga mulai mencurahkan perhatian dalam pengembangan konsep keberlanjutan.  Perlu dipahami ide keperlanjutan memang adalah konsep “Global” namun dalam pelaksanaanya haruslah disesuaikan dengan kondisi, area pada bidang kajian  tertentu.  Dengan kata lain model pembangunan berkelanjutan harus dengan pemahaman “think globally, and behave locally”. Oleh karena itu untuk mensukseskan misi dan pelaksanaan konsep keberlanjutan harus didukung oleh penelitia-penelitian yang “benar-benar” membangun konsep sustainability yang berakar dari budaya, kondisi sosial dan faktor alam dari dalam Indonesia sendiri. Misi ini hanya akan terwujud dengan dibarengi dengan upaya untuk membangun sebuah reformasi dalam berbagai bidang, terutama dalam pengelolaan pemerintahan melalui sebuah pemerintahaan yang baik (good governance).  Oleh karena itu, tema yang akan diusung dalan “PPIA Series” seri pertama  ini akan menyandingkan dua misi tersebut yang sangat relevan dengan kondisi Indonesia saat ini yaitu mengedepankan reformasi menuju pemerintahan yang baik demi mengwujudkan sebuah pembangunan berkelanjutan demi masa depan anak cucu kita nanti.

Tema ini tidak membatasi bidang apa saja, baik itu hukum, sosial, lingkungan, manajemen, ekonomi, teknologi, pendidikan, kesehatan  atau apa saja yang diarahkan untuk mendukung dua tema sentral dalam buku ini.   Termasuk di dalamnya tema-tema seperti Corporate Social Responsibility dan good corporate governance.

Kontributor yang tertarik untuk berpartisipasi dalam buku ini mohon mengacu pada halaman ini

Bahasa: Indonesia

Peserta dapat mengirimkan abstraknya pada kedua buku tersebut, dengan  syarat  tidak menulis materi dengan kata lain hanya melakukan alih bahasa dari satu paper ke paper lain.  Penulis bisa saja mengangkat  tema yang serupa.

 

 

 

Abstrak yang lolos seleksi atau pun tidak lolos seleksi akan dikabarkan via email

 

 

Penulis yang abstraknya lolos seleksi akan diminta untuk melengkapi full paper lebih kurang 3000-6000 kata

 

Etika Publikasi

– Karya yang dikirimkan belum pernah di publikasikan sebelumnya dalam bentuk publikasi apa pun baik buku, jurnal atau pun prosiding.

– Penulis harus menuliskan referensi yang akurat untuk semua kutipan yang diambilnya.

– Bersedia untuk mengisi concern form yang disediakan PPIA terkait penerbitan dan pendistribusian buku ini.

Tanggal penting

Deadline abtract: 30 November 2011

Paper yang lolos seleksi: 15 Desember 2011

Pengumpulan full Paper: 15 Februari 2011